Kolaborasi Bawaslu dan Mahasiswa di Merauke untuk Tangkal Hoaks dan Jaga Demokrasi
|
Merauke- Upaya memperkuat kualitas demokrasi terus dilakukan oleh Bawaslu Merauke. Kali ini, Ganis selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (Kordiv P2H) menggandeng kalangan mahasiswa dalam rangka mendorong konsolidasi demokrasi sekaligus memerangi penyebaran hoaks di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan yang melibatkan mahasiswa tersebut, Ganis menekankan bahwa peran generasi muda sangat strategis dalam menjaga ruang publik tetap sehat, khususnya menjelang momentum politik. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya menjadi agen perubahan, tetapi juga garda terdepan dalam menangkal informasi yang tidak benar atau menyesatkan.
“Mahasiswa memiliki kapasitas intelektual dan akses informasi yang luas. Ini menjadi modal penting untuk ikut serta dalam mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh hoaks,” ujar Ganis.
Ia juga menambahkan bahwa penyebaran hoaks dapat mengganggu stabilitas demokrasi, memecah belah masyarakat, serta menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Oleh karena itu, kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dan mahasiswa dinilai penting untuk membangun kesadaran kolektif.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Merauke berharap mahasiswa mampu menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang benar, sekaligus membantu mengawasi jalannya proses demokrasi agar tetap jujur dan adil.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi interaktif, edukasi literasi digital, serta ajakan kepada mahasiswa untuk aktif melaporkan potensi pelanggaran dan penyebaran informasi palsu di lingkungan masing-masing.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan konsolidasi demokrasi dapat semakin kuat, serta masyarakat menjadi lebih cerdas dan kritis dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar.
Penulis dan Foto : Siti Alfiyya
Editor : Ganis