Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU MERAUKE DORONG PENGUATAN DEMOKRASI MELALUI KONSOLIDASI DI KAMPUNG WASUR

Dokumentasi

Bawaslu Kabupaten Merauke laksanakan Konsolidasi Demokrasi di Kampung Wasur, Senin (31/08/2026).

Merauke, 31 Agustus 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Merauke terus mendorong penguatan demokrasi melalui konsolidasi dan pengawasan partisipatif di tingkat masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan konsolidasi demokrasi yang dilaksanakan di Kampung Wasur, Kabupaten Merauke.

Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keterlibatan warga dalam menjaga kualitas demokrasi. Bawaslu Merauke menilai bahwa demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Melalui konsolidasi di Kampung Wasur, Bawaslu Merauke mendorong masyarakat untuk memahami hak dan kewajibannya dalam proses demokrasi, termasuk berpartisipasi dalam pengawasan setiap tahapan pemilu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan partisipatif sebagai bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran pemilu. Masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari mata dan telinga pengawasan dengan menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran dalam proses pemilu.

Bawaslu Merauke juga menekankan pentingnya menjaga integritas, kejujuran, dan sikap kritis masyarakat dalam menghadapi berbagai dinamika demokrasi. Partisipasi masyarakat yang aktif dan bertanggung jawab dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan berkeadilan.

Konsolidasi demokrasi di Kampung Wasur diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tatap muka, tetapi dapat berlanjut melalui komunikasi dan kolaborasi antara Bawaslu dengan masyarakat. Dengan demikian, kesadaran pengawasan dapat tumbuh secara berkelanjutan di tingkat kampung.

Bawaslu Kabupaten Merauke berkomitmen untuk terus memperluas ruang edukasi dan pengawasan partisipatif dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat. Penguatan demokrasi dari tingkat kampung menjadi langkah strategis untuk membangun budaya demokrasi yang sehat dan berintegritas.

Melalui kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat, Bawaslu Merauke berharap tercipta lingkungan demokrasi yang semakin inklusif, partisipatif, dan berintegritas, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga turut mengambil peran dalam mengawal proses demokrasi.

Penulis : Siti Alfiyya

Editor : Kelfin R.D. Boseren