Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU MERAUKE KONSOLIDASI DEMOKRASI MAHASISWA LEWAT EDUKASI BAHAYA HOAX

DOKUMENTASI

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Merauke terus memperkuat konsolidasi demokrasi di kalangan generasi muda melalui kegiatan edukasi politik kepada mahasiswa, Kamis (21/05/2026)

Merauke – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Merauke terus memperkuat konsolidasi demokrasi di kalangan generasi muda melalui kegiatan edukasi politik kepada mahasiswa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Karya Dharma Merauke dengan mengangkat tema “Bahaya Informasi Hoax dalam Demokrasi”. Kamis (21/05/2026)

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Kordiv P2H) Bawaslu Kabupaten Merauke, Ganis. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menjaga kualitas demokrasi di era digital.

Menurutnya, penyebaran informasi hoaks dapat memicu disinformasi, memecah persatuan, hingga memengaruhi proses demokrasi secara negatif apabila tidak disikapi secara bijak. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membangun budaya literasi digital yang sehat dan bertanggung jawab.

Dalam pemaparannya, Ganis mengajak mahasiswa untuk lebih kritis dalam menerima maupun menyebarkan informasi, khususnya yang beredar di media sosial. Mahasiswa diimbau agar selalu melakukan verifikasi informasi sebelum membagikannya kepada publik serta aktif melawan penyebaran berita palsu yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Kegiatan konsolidasi demokrasi ini juga menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kabupaten Merauke dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih sadar akan pentingnya demokrasi yang sehat, jujur, dan berintegritas. Melalui edukasi tersebut, diharapkan mahasiswa dapat menjadi pelopor literasi digital sekaligus pengawas partisipatif dalam setiap tahapan demokrasi.

Penulis : Siti Alfiyya

Editor : Ganis