FRITZ EDWARD SIREGAR : MASYRAKAT ADALAH UJUNG TOMBAK PENGAWASAN

Administrator | Senin, 05 Maret 2019 - 11:21:19 WIB
FRITZ EDWARD SIREGAR : MASYRAKAT ADALAH UJUNG TOMBAK PENGAWASAN

Badan Pengawas Pemilihan Umum, Kampung Sereh - Sosialisasi dalam bentuk para-para bawaslu ini digelar di 2 titik yaitu Kampung Sereh dan pada hari Jumat (15/03/2019) Kampung Asei Pulau yang berada di Kabupaten Jayapura. Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar mengatakan masyarakat adalah ujung tombak dari pengawasan seluruh tahapan Pemilu yang saat ini tengah berlangsung.

Hal tersebut disampaikan saat berlangsung Sosialisasi Pengawasan Partisipatif (Para-Para Bawaslu) yang berlangsung di Kampung Sereh, Sentani Jayapura, Kamis (14/3).

‘’Masyarakat adalah ujung tombak dari pengawasan, karena kita tidak bisa bekerja sendiri dalam melakukan pegawasan, sehingga kami perlu mengikutsertakan dan mengajak masyarakat untuk turut serta dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu,’’ kata Fritz.

Para-para Bawaslu yang diinisiasi oleh Bawaslu Provinsi Papua menurutnya adalah salah satu cara yang yang tepat untuk memberikan awareness (kesadaran) kepada masyarakat mengenai hal apa saja yang harus disiapkan masyarakat dalam rangka menyambut hari pemungutan suara.

‘’Hari ini mungkin konsep pengawasan partisipatifnya berbeda, kita kumpul di para-para dan mengajak semua tokoh masyarakat dan duduk dalam suasana yang lebih santai.  Dan ini adalah salah satu metode yang sangat baik yang dilakukan oleh bawaslu Papua untuk dapat mengajak masyarakat tidak hanya sekedar berdiskusi dalam ruangan saja tetapi juga dapat berdiskusi di ruangan bebas seperti ini,’’ tandas Fritz..

 Dirinya juga menekankan dua hal dalam pelaksanaan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif (Para-para Bawaslu). Yang pertama adalah untuk memastikan apakah masyarakat tahu bahwa mereka harus memilih, apakah sudah masuk dalam DPT dan dimana dapat memilih. Yang kedua adalah mengajak masyarakat untuk tidak apatis terhadap proses pengawasan. ‘’ Dua hal itu yang menjadi tujuan bawaslu melakukan kegiatan ini,’’ pungkasnya. (RTM)